BIODATA PENYUSUN
Assalamualaikum Wr Wb
Sebelumnya
saya ingin mengucapkan terimakasih kepada pembaca, karena anda sudah ingin
menyengajakan diri untuk melihat hasil dari tulisan saya. Dan saya sungguh
meminta maaf apa bila ada kesalahan dalam bentuk penulisan maupun argumen saya
yang kurang tepat ataupun sebagainya. Baiklah, saya akan memperkenalkan diri
saya terlebih dahulu. Nama saya Benny Alpasha, saya lahir di Medan 19 Maret
1999. Dan saya berkuliah disalah satu Perguruan Tinggi Swasta ( PTS )
Universita Amikom Yogyakarta, www.amikom.ac.id program studi Ilmu Pemerintahan, dengan NIM :
17.94.0030. Mungkin itu saja perkenalan dari saya, saya ucapkan selamat
membaca...
Terimakasih, Wassalamualaikum Wr Wb
PELUANG BISNIS
Telah kita ketauhi
bersama, diera modern ini berbisnis merupakan cita-cita ataupun keinginan
sebagian besar masyarakat yang disebabkan karena semakin banyaknya populasi
penduduk yang tidak diimbangi oleh adanya pertambahan lapangan pekerjaan. Pengertian
bisnis adalah , bisnis merupakan suatu kegiatan yang memiliki tujuan tertentu,
dengan cara yang terorganisir, untuk meraih keuntungan. Maka, dari situasi yang
ada inilah masyarakat lebih memilih untuk mencari metode lain untuk memenuhi
kebutuhan hidupnya, salah satunya adalah dengan berbisnis.
Berbisnis juga memiliki
keistimewaan antara lain :
1.Pelaku
bisnis lebih reluasa memanajemen waktunya untuk bekerja.
2.Pelaku
bisnis dapat menuangkan hasil pemikirannya untuk mengembangkan usahannya.
3.Dapat
menurunkan angka pengangguran.
Namun dari keistimewaan berbisnis
diatas, tentunya masih banyak lagi keistimewaan-keistimewaan yang didapat dari
seorang pembisnis.
UNSUR BUDAYA DALAM BERBISNIS
Pada pengertian
bisnis diatas dapat kita siasati bahwa, didalam peluang bisnis, banyak aspek
yang bisa dikembangkan, contohnya dibidang agama, barang, kuliner, dan lain
sebagainya. Salah satu peluang bisnis adalah pada lingkup kebudayaan. Tanpa
kita sadari, sebenarnya budaya dan bisnis tidak bisa kita pisahkan baik itu
budaya berpakaian, kuliner, dan lain sebagainya. Sebab, kita yang hidup
bermasyarakat tentu tidak lepas dari kehidupan yang berbudaya dimasing-masing
daerah ataupun dimana tempat kita tinggal yang sudah dilakukan masyarakat
secara turun-temurun. Bisa saja kita memasukkan unsur budaya ke dalam bisnis
kita, baik budaya dimana kita tinggal ataupun dimana tempat kita dilahirkan,
bahkan budaya yang ada didaerah lain sekalipun. Sebab, dengan kita memasukkan
unsur budaya kedalam bisnis, kita bisa meraih prospek yang lebih menjanjikan
karena memiliki cirikhas dari usaha-usaha yang dimiliki orang lain. Ditambah
lagi diera modern yang semakin lama semakin meninggalkan aspek budaya kedalam
berbisnis, selain kita bisa meraih prospek yang baik kita juga dapat lebih
memperkenalkan budaya kepada masyarakat, terutama generasi muda.
1PELUANG BISNIS BERBUDAYA
Memasukkan aspek
budaya kedalam bisnis yang kita jalani tentunya akan membuat peluang bisnis
kita akan semakin menjanjikan. Dengan budaya, kita akan lebih bebas berekspresi
untuk memperkenalkan
bisnis
yang kita lakoni. Salah satu caranya yaitu, dengan cara kita memperkenalkan
bisnis kita dengam mengadakan pembukaan bisnis yang disela-sela acara
pembukaannya menampilkan tarian kebudayaan yang menampilkan tarian kebudayaan
dari daerah tertentu, tentunya budaya yang ditampilkan harus berhubungan dengan
bisnis yang akan dilakoni. Contohnya, kita ingin membuka bisnis kuliner daerah
Sumatera Barat dengan tarian piring, atau dengan membuka bisnis alat musik
dengan pembukaannya diisi oleh para pengamen angklung, dan masih banyak lagi cara
yang bisa kita lakukan untuk menari perhatian calon konsumen untuk lebih
mengingat atau menarik perhatian dari para calon konsumen.
1.
1. KELEMAHAN BISNIS BERBUDAYA
Pada dasarnya,Segala
sesuatu yang kita lakukan pasti memiliki nilai lebih dan kurangnya. Namun
kekurangan tentusaja jangan sampai menjadi tembok penghalang kita dalam
berbisnis, karena semua masalah pasti ada solusi untuk mengatasinya. Begitu
juga mengenai bisnis berbudaya, ada beberapa kelemahan atau kekurangan yang
dapat ditimbulkan antara lain, kita harus siap menghadapi era modern yang
perlahan mengikis aspek budaya didalam kehidupan masyarakat, kita juga harus
bisa berfikir kreatif dan inovatif agar unsur budaya yang diterapkan tidak
ketinggalan dengan unsur moderenisasi, dan masih banyak lagi contohnya. Walaupun
unsur budaya yang kita terapkan bisa dibilang kampungan, tidak menghalangi kita
bisa berkompetisi didunia bisnis dengan cara memoderenisasikan usnsur budaya
didalam dunia perbisnisan yang sedang kita lakoni.
Komentar
Posting Komentar